PENGARUH PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 10 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2015/ PDF

Please download to get full document.

View again

of 43
465 views
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.

Download

Document Related
Document Description
PENGARUH PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 10 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 (Skripsi) Oleh YENI SAFITRI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Document Share
Document Transcript
PENGARUH PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 10 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 (Skripsi) Oleh YENI SAFITRI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2016 ABSTRAK PENGARUH PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 10 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Oleh YENI SAFITRI Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 10 Metro Timur pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan penerapan metode problem solving terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 10 Metro Timur Tahun Pelajaran 2015/2016, kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur efektivitas penerapan metode problem solving adalah angket, dan instrumen untuk mengukur hasil belajar siswa adalah soal uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji statistik t-test separated varians dengan program Microsoft Office Excel Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu diadakan pengujian persyaratan analisis data yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil belajar dalam penelitian ini dibatasi hanya pada ranah kognitif. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh nilai t hitung = 2,115 t tabel = 2,021 (dengan α = 0,05). Artinya, ada pengaruh signifikan penerapan metode problem solving terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata kunci: problem solving, hasil belajar, matematika. PENGARUH PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 10 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Oleh YENI SAFITRI Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar SARJANA PENDIDIKAN Pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2016 RIWAYAT HIDUP Peneliti bernama Yeni Safitri, dilahirkan di Notoharjo, Lampung Tengah pada tanggal 19 Maret Peneliti merupakan anak sulung dari dua bersaudara, putri dari pasangan Bapak Abdul Rohman dan Ibu Sarmini. Pendidikan formal yang telah diselesaikan peneliti yaitu SD Negeri 3 Notoharjo Lampung Tengah lulus pada tahun 2006, SMP Negeri 1 Trimurjo Lampung Tengah lulus pada tahun 2009, dan SMA Negeri 1 Trimurjo Lampung Tengah yang lulus pada tahun Pada tahun 2012, peneliti terdaftar sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). MOTO Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan berharaplah kepada Tuhanmu (Q.S Al-Insyirah: 6-8) Bahwa orang yang berjalan menuntut ilmu, kelak Allah akan memudahkan jalannya menuju surga (HR. Muslim: 2699) Jangan menunggu karena tak akan ada waktu yang tepat. Mulailah dari sekarang, dan berusahalah dengan segala yang ada. Seiring waktu, akan ada cara yang lebih baik asalkan tetap berusaha (Napoleon Hill) PERSEMBAHAN Bismillahirrahmaanirrahiim... Kupersembahkan karya ini sebagai rasa syukur kepada Allah serta untuk: Orang tuaku, Ayah dan Ibu tercinta, Bapak Abdul Rohman dan Ibu Sarmini yang selalu memanjatkan doa untuk putri tercinta dalam setiap sujudnya Adikku tercinta Ayu Rahmawati yang selalu menghiburku dan memberiku motivasi untuk bisa menjadi panutan bagi keluarga Keluarga besarku yang tak henti mendoakan dan mendorongku agar menjadi seorang yang sukses, yang mampu menjadi lilin di tengah keluarga, terima kasih kuucapkan Terima kasih untuk tim pengelola beasiswa Bidik Misi Universitas Lampung yang telah memberikan bantuan baik secara materil maupun non-materil. Semoga kebaikan dan kerja kerasnya dibalas oleh Allah Swt. Almamater tercinta Universitas Lampung SANWACANA Puji syukur peneliti panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Pengaruh Penerapan Metode Problem Solving terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 10 Metro Timur Tahun Pelajaran 2015/2016 sebagai syarat meraih gelar sarjana pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Peneliti menyadari bahwa dalam penelitian dan penyusunan skripsi ini tentunya tidak akan mungkin terselesaikan tanpa bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, peneliti menyampaikan terima kasih kepada: 1. Bapak Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., Rektor Universitas Lampung yang mengesahkan gelar sarjana kami, sehingga peneliti termotivasi untuk menyelesaikan skripsi ini. 2. Bapak Dr. H. Muhammad Fuad, M.Hum., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung yang telah menyediakan fasilitas sehingga peneliti dapat menyelesaikan studi tepat waktu. 3. Ibu Dr. Riswanti Rini, M.Si., Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung yang telah memberikan persetujuan sebagai bentuk legalisir skripsi yang diakui oleh Jurusan Ilmu Pendidikan. 4. Bapak Drs. Maman Surahman, M.Pd., Ketua Program Studi S1 PGSD Universitas Lampung yang telah memberikan sumbangsih untuk membantu peneliti dalam menyelesaikan surat guna syarat skripsi. 5. Bapak Drs. Rapani, M.Pd., Koordinator Kampus B FKIP Universitas Lampung yang telah memberikan banyak ilmu kepada peneliti serta membantu peneliti dalam menyelesaikan surat guna syarat skripsi. ii 6. Bapak Dr. Alben Ambarita, M.Pd., Dosen Pembahas yang telah banyak memberikan sumbangan pemikiran, kritik, dan saran serta gagasannya dalam penyempurnaan skripsi ini. 7. Bapak Drs. A. Sudirman, M.H., Dosen Pembimbing Akademik dan Pembimbing I yang telah memberikan bimbingan, saran, nasihat, kritik, dan bantuan selama proses penyelesaian skripsi ini. 8. Bapak Drs. Muncarno, M.Pd., Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, masukan saran, nasihat, kritik, dan bantuan selama proses penyelesaian skripsi ini. 9. Tim pengelola beasiswa Bidik Misi Universitas Lampung yang telah memberikan bantuan baik materil maupun non materil sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini. 10. Bapak Ibu Dosen serta Staf Karyawan PGSD Kampus B FKIP Universitas Lampung yang telah memberi ilmu pengetahuan dan membantu peneliti sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. 11. Ibu Artijah, S.Pd., Kepala SD Negeri 10 Metro Timur yang telah memberikan izin kepada peneliti untuk melaksanakan penelitian di sekolah tersebut. 12. Ibu Ratna Nofiyanti, S.Pd., guru kelas IVA yang peneliti jadikan kelas eksperimen yang telah membantu dan memberikan kesempatan kepada peneliti untuk melaksanakan penelitian di kelas tersebut. 13. Ibu Rika Febriani, S.Pd., guru kelas IVB yang peneliti jadikan kelas kontrol yang telah membantu dan memberikan kesempatan kepada peneliti untuk melaksanakan penelitian di kelas tersebut. 14. Dewan guru dan Staf Tata Usaha SD Negeri 10 Metro Timur yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan penelitian dan penyusunan skripsi ini. 15. Siswa siswi kelas IV SD Negeri 10 Metro Timur Tahun Pelajaran 2015/2016 yang telah berpartisipasi aktif sebagai subjek dalam penelitian ini. 16. Sahabat-sahabatku yang selalu membantu dan memotivasi agar cepat menyelesaikan studi, Zelina Affriani, Rosdiana, Ria Nurmala Dewi, Annisa Ulfa, Nurhayat, Tiara Nurbaiti, Intan Kharisma, Lisa Arfina, Tria Ramdhani iii Febrianti, Intan Lestari, Widya Octa Ryanti, Ria Erawati, Prasetyo Adhi Nugroho, terima kasih atas kebersamaannya selama ini. 17. Teman-teman seperjuangan PGSD angkatan 2012 khususnya kelas B, Marta, Ratih, Viktor, Kokom, Risti, Prima, Ningsih, Komang, Vina, Uni, Vika, Mentari, Hermin, Anggun, Renaldy, Uming, Rike, Khusnul, Uli, Maya, Mawar, Ul Yuni, Uchti, Wiwin, Suci, Prayogi, Novan, Rizki, dan Vira semoga kita dapat mewujudkan mimpi-mimpi kita. 18. Teman-teman seperjuangan Bidikmisi angkatan 2012, terima kasih kebersamaannya selama ini. 19. Teman-teman KKN Yeti, Dedew, Debie, Roikhan, Seftia, Dewi, Ester, dan Cecep yang selalu memberikan semangat dan keceriaan. 20. Semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan skripsi ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Akhir kata, peneliti menyadari bahwa skripsi ini mungkin masih terdapat kekurangan namun peneliti berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Metro, Mei 2016 Peneliti Yeni Safitri NPM iv DAFTAR ISI Halaman DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Identifikasi Masalah... 6 C. Batasan Masalah... 7 D. Rumusan Masalah... 7 E. Tujuan Penelitian... 7 F. Manfaat Penelitian... 7 G. Ruang Lingkup Penelitian... 8 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori Metode Problem Solving... 9 a. Pengertian Metode Pembelajaran... 9 b. Jenis-jenis Metode Pembelajaran c. Pengertian Metode Problem Solving d. Kelebihan dan Kekurangan Metode Problem Solving e. Langkah-langkah Metode Problem Solving Belajar a. Pengertian Belajar b. Pengertian Pembelajaran c. Hasil Belajar Matematika a. Pengertian Matematika b. Pembelajaran Matematika di SD c. Tujuan Pembelajaran Matematika di SD B. Penelitian yang Relevan C. Kerangka Pikir D. Hipotesis Penelitian v Halaman BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian B. Prosedur Penelitian C. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat Penelitian Waktu Penelitian D. Populasi dan Sampel Populasi Penelitian Sampel Penelitian E. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel Variabel Penelitian Definisi Operasional Variabel a. Hasil Belajar Matematika b. Metode Problem Solving F. Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data Metode Tes Metode Angket G. Uji Persyaratan Instrumen Uji Validitas a. Validitas Tes b. Validitas Angket Uji Reliabilitas a. Reliabilitas Tes b. Reliabilitas Angket H. Teknik Analisis Data dan Hipotesis Analisis Data Hasil Belajar dan Angket a. Nilai Hasil Belajar Siswa b. Angket Metode Problem Solving Uji Persyaratan Analisis Data a. Uji Normalitas b. Uji Homogenitas Uji Hipotesis BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Profil Sekolah B. Pelaksanaan Penelitian Persiapan Penelitian Pelaksanaan Penelitian Pengambilan Data Penelitian C. Deskripsi Data Hasil Penelitian Hasil Belajar Matematika Siswa (Variabel Y) Angket Penerapan Metode Problem Solving (Variabel X) D. Hasil Analisis Data Hasil Uji Persyaratan Analisis Data a. Hasil Uji Normalitas b. Hasil Uji Homogenitas vi Halaman 2. Hasil Uji Hipotesis E. Pembahasan BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN vii DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1.1 Data ulangan mid semester ganjil kelas IV pada mata pelajaran matematika Data siswa kelas IV SD Negeri 10 Metro Timur Rubrik penskoran soal uraian Kisi-kisi soal tes hasil belajar kognitif Kisi-kisi instrumen angket penerapan metode problem solving Hasil analisis validitas butir soal tes kognitif Hasil analisis validitas butir angket penerapan metode problem solving Kriteria tingkat reliabilitas Data siswa SD Negeri 10 Metro Timur Deskripsi data hasil belajar (Y) dan penerapan metode problem solving (X) Nilai pretest siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol Nilai posttest siswa eksperimen dan kelas kontrol Klasifikasi N-Gain kelas eksperimen dan kelas kontrol Deskripsi frekuensi variabel Y Deskripsi frekuensi variabel X Hasil uji hipotesis vii DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 1.1 Kerangka konsep variabel Desain eksperimen Diagram perbandingan nilai pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol Diagram perbandingan nilai posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol Diagram perbandingan nilai rata-rata N-Gain Diagram distribusi frekuensi variabel Y Diagram distribusi frekuensi variabel X viii DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman 01. Surat izin penelitian pendahuluan Surat keterangan Surat izin penelitian Surat balasan izin penelitian Surat pernyataan teman sejawat kelas eksperimen Surat pernyataan teman sejawat kelas kontrol Surat keterangan penelitian Pemetaan SK dan KD Silabus pembelajaran RPP kelas eksperimen RPP kelas kontrol Kisi-kisi soal tes hasil belajar kognitif Soal tes hasil belajar kognitif (Sebelum uji instrumen) Hasil analisis uji validitas tes Hasil analisis uji reliabilitas tes Soal pretest Soal posttest Pedoman penskoran soal pretest dan posttest Data variabel Y Rekapitulasi nilai kelas eksperimen dan kelas kontrol Kisi-kisi angket respon siswa terhadap penerapan metode problem solving Angket respon siswa terhadap penerapan metode problem solving (Sebelum uji instrumen) Hasil analisis uji validitas angket Hasil analisis uji reliabilitas angket Angket respon siswa terhadap penerapan metode problem solving Data variabel X Uji normalitas Uji homogenitas Uji hipotesis Tabel nilai-nilai r Product Moment Tabel Z kurva normal Tabel nilai kritis untuk uji Liliefors Tabel nilai-nilai untuk distribusi F Tabel nilai-nilai dalam distribusi t x Halaman 35. Data guru dan staf SD Negeri 10 Metro Timur Foto dokumentasi xi 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan upaya manusia untuk memperluas pengetahuan dalam rangka membentuk nilai, sikap, dan perilaku. Pendidikan juga merupakan salah satu sarana untuk mengembangkan potensi diri dan keterampilan siswa melalui proses pembelajaran sebagai bekal bagi dirinya menjalani hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sebagaimana dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 1 (2003: 2) secara tegas menyatakan bahwa: Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Pendidikan selalu mengalami pembaharuan dalam rangka mencari struktur kurikulum, sistem pendidikan, model pembelajaran, dan metode pembelajaran yang efektif dan efisien. Upaya tersebut antara lain perubahan dan perbaikan kurikulum, peningkatan daya dukung sarana dan prasarana, serta peningkatan mutu para pendidik dan siswa. Pendidikan yang diharapkan dimasa mendatang adalah pendidikan yang mampu mengembangkan potensi siswa sehingga memiliki keterampilan untuk memecahkan permasalahan 2 yang dihadapinya. Oleh karena itu, sekolah sebagai tempat penyelenggara pendidikan harus mampu mewujudkan tujuan pendidikan yang diharapkan. Fadillah (2014: 13) berpendapat bahwa untuk mencapai tujuan pendidikan tentu tidak bisa terlepas dari kurikulum sekolah. Kurikulum digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah dasar pada saat ini menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan kurikulum Namun dalam penelitian ini peneliti memilih sekolah yang menerapkan KTSP. Struktur KTSP untuk tingkat SD/MI disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan salah satu ketentuannya yaitu memuat 8 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri. Salah satu mata pelajaran yang termuat dalam kurikulum tersebut adalah matematika. Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Sebagaimana yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi bahwa pembelajaran matematika perlu diberikan kepada siswa mulai dari sekolah dasar untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, kreatif, serta kemampuan bekerja sama. Kompetensi tersebut diperlukan agar siswa dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif. 3 Tercapainya tujuan pembelajaran matematika tersebut salah satunya dilihat dari hasil belajar yang dicapai oleh siswa. Hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh siswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Terwujudnya hasil belajar yang maksimal dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari kesiapan belajar siswa, guru, dan lingkungan belajar. Berdasarkan hasil observasi dan dokumentasi yang dilakukan di SD Negeri 10 Metro Timur pada tanggal 17 November 2015, dalam penerapan pembelajaran matematika guru sudah menggunakan metode yang beragam, antara lain ceramah, latihan, dan diskusi. Namun metode tersebut belum dikembangkan secara optimal sehingga hasil belajar siswa belum maksimal. Hal tersebut dapat dilihat dari data nilai ulangan mid semester ganjil pada mata pelajaran matematika kelas IVA dan IVB tahun pelajaran 2015/2016 yang disajikan pada tabel berikut. Tabel 1.1 Data ulangan mid semester ganjil kelas IV pada mata pelajaran matematika Nilai KKM Kelas Persentase Kelas Persentase IVA IVB 65 Tercapai 5 23,81% 6 28,57% 65 Tidak 16 76,19% 15 71,43% Tercapai Jumlah % % (Sumber: Dokumentasi mid semester ganjil kelas IVA dan IVB) Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah dan guru mata pelajaran matematika adalah 65. Maka dapat dilihat dari tabel 1.1, siswa yang tidak tuntas pada mata pelajaran matematika di kelas IVA dan IVB mencapai persentase lebih dari 70%. Dapat disimpulkan bahwa nilai ulangan mid semester ganjil siswa untuk mata pelajaran matematika masih banyak yang belum tuntas. 4 Pra survei lebih lanjut dilakukan pada tanggal 18 November 2015 untuk mengobservasi hal-hal yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar matematika siswa. Rendahnya hasil belajar siswa diduga karena metode pembelajaran yang digunakan membuat peran guru lebih dominan sehingga siswa belum semua terlihat aktif dalam proses pembelajaran. Guru lebih banyak menyampaikan materi dengan metode ceramah, kemudian siswa diberikan soal latihan. Hal tersebut menyebabkan proses pembelajaran belum maksimal dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir kritis dan bertindak kreatif. Pembelajaran matematika yang seperti ini mengakibatkan siswa bekerja secara prosedural tanpa memahami konsep yang sebenarnya. Selain itu, pembelajaran masih terpaku pada buku pelajaran dan kurang terkait dengan kehidupan siswa sehari-hari. Sehingga pembelajaran belum dapat dimaknai siswa untuk memecahkan masalah matematika secara realistis. Demikian juga dalam pembelajaran, siswa belum ditempatkan sebagai subjek belajar yang harus dibekali kemampuan bekerja sama, memiliki tanggung jawab akan tugasnya, serta kemampuan untuk menghargai orang lain. Kesulitan lain yang dihadapi siswa dalam mengerjakan soal matematika yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap langkah penyelesaian soal. Siswa seringkali salah dalam menghitung suatu bentuk penjumlahan dan pengurangan. Mereka hanya menjumlah dan mengurang angka-angka dalam soal, tanpa tahu mengapa bisa dijumlah ataupun dikurang. Hal ini terjadi karena kemampuan berpikir siswa kurang diperhatikan. 5 Berdasarkan permasalahan di atas, guru harus mampu merancang metode pembelajaran yang membuat siswa aktif melatih kemampuan berpikirnya dan memecahkan masalah matematika secara realistis. Hal ini memungkinkan siswa untuk memahami materi yang disampaikan guru secara lebih bermakna. Salah satu alternatif metode pembelajaran yang dapat digunakan yaitu dengan menggunakan metode problem solving. Hamiyah dan Jauhar (2014: 126) menyatakan bahwa metode problem solving merupakan penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalah, baik masalah pribadi atau perorangan, maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama. Metode problem solving merangsang pengembangan kemampuan berpikir siswa secara kreatif dan menyeluruh, karena dalam proses b
Search Related
Similar documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks