GAYA KOMUNIKASI MANAJER KEPADA STAFF BAGIAN URUSAN PROMOSI PADA DIVISI MARKETING COMMUNICATION

Please download to get full document.

View again

of 11
31 views
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.

Download

Document Related
Document Description
WACANA Volume XV No. 2. Juni 2016, Hlm GAYA KOMUNIKASI MANAJER KEPADA STAFF BAGIAN URUSAN PROMOSI PADA DIVISI MARKETING COMMUNICATION Renata Octaviani Priono Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitas
Document Share
Document Transcript
WACANA Volume XV No. 2. Juni 2016, Hlm GAYA KOMUNIKASI MANAJER KEPADA STAFF BAGIAN URUSAN PROMOSI PADA DIVISI MARKETING COMMUNICATION Renata Octaviani Priono Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitas Telkom, Bandung Abstrak Setiap pimpinan dalam sebuah organisasi atau perusahaan pastilah memiliki gaya komunikasi dalam menyampaikan sebuah pesan. Seperti halnya seorang manajer dalam sebuah organisasi ketika menyampaikan pesan atau sebuah informasi baik berupa pekerjaan, saran atau sebuah opini kepada karyawannya. Gaya komunikasi tersebutlah yang mempengaruhi tanggapan seperti apa yang akan diberikan oleh staff. Oleh karna itulah gaya komunikasi sangat penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Penelitian ini membahas tentang Bagaimana Gaya Komunikasi Manajer Kepada Staff Bagian Urusan Promosi Pada Divisi Marketing Communication (Studi Deskriptif Kualitatif di PT. Pikiran Rakyat, Bandung).Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara terarah dan observasi.teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini disertai dengan pembahasan menggunakan teori gaya komunikasi dan budaya organisasi. Hasil penelitian ini berdasarkan wawancara terarah dan observasi yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa gaya komunikasi manajer divisi marketing communication kepada staff bagian urusan promosi menggunakan gaya komunikasi mengendalikan dan gaya komunikasi yang dinamis. Gaya komunikasi tersebut didukung oleh budaya organisasi yang ada di divisi marketing communication yaitu predatory cultures dan frozen cultures. Kata kunci : komunikasi organisasi gaya komunikasi, budaya organisasi, manajer, staff Abstract Every leader in an organization or company have certain communication style to deliver a message. Just like a manager in an organization when delivering a message or information whether about a job, solution, or opinion to the employee. That communication style is the one that influences responses given by the staffs. Thus, communication style is very important in an organization or company. This research will describe about the Communication Style of a Manager to the Promotion Staffs on Marketing Communication Division (Qualitative Descriptive Study in PT. Pikiran Rakyat, Bandung). The method used in this research is qualitative descriptive by collecting data technique that covers interviewing and doing observation. The data analysis technique used including data reduction, and drawing conclusion and verification. This research is supported by discussion using theory Bout communication style and organization culture. The result of this research is drawn based on the result Of interview and observation done by writer to show that the communication style of the marketing communication division manager to the promotion staffs use controlling communication style and dynamic communication style. Those communication style are supported by the organization culture that exists in the marketing communication division which are predatory cultures and frozen cultures. Keywords: organization communication, communication style, organization culture, manager, staff 112 Renata Octaviani Priono, Gaya Komunikasi Manajer Kepada Staff Bagian Urusan Promosi... Salah satu koran yang masih bertahan hingga saat ini adalah Koran Pikiran Rakyat. Koran yang pertama kali terbit pada tanggal 30 Mei Koran Pikiran Rakyat merupakan salah satu media koran yang paling tua di jawa barat. PT. Pikiran Rakyat merupakan Koran lokal Jawa Barat. Peredaran dari koran Pikiran Rakyat telah merambah ke seluruh pelosok Jawa Barat dan sudah memantapkan diri sebagai korannya orang Jawa Barat, sekaligus yang menjadi media cetak terbesar di provinsi ini. Padahal sebelumnya, dalam kurun waktu , koran-koran berskala nasional terbitan Jakarta yang mendominasi peredaran koran di Jawa Barat. Pada perkembangan selanjutnya lembaga ini menjadi identik dengan milik warga Jabar. Dari aspek bisnis pun terjadi pertumbuhan yang signifikan. Lalu kemudian lahirlah PT Granesia, anak perusahaan dari PT. Pikiran Rakyat yang percetakan dan penerbitan tak hanya mencetak Pikiran Rakyat, tapi juga tabloid berbahasa Sunda Galura serta koran lokal grup Pikiran Rakyat lainnya seperti Galamedia yang terbit di wilayah Bandung Raya, Kabar Banten di wilayah Banten, Kabar Cirebon dan Kabar Priangan. Pikiran Rakyat juga mengelola radio PRFM News Channel di Bandung. Sejalan dengan perkembangannya saat ini Koran Pikiran Rakyat dicetak dengan mempergunakan mesin Web Goss Universal 50 produksi tahun 2005 dengan spesifikasi Shaftless 4 tower - speed eksemplar/jam. Berbagai penghargaan telah diperoleh Pikiran Rakyat sebagai media terbesar dan berpengaruh di Jawa Barat yang paling membanggakan adalah dengan diterimanya dua penghargaan bergengsi dari Lembaga Independen MARS Indonesia, berupa Global Costumer Satisfaction Standart Five Stars (standar pelayanan bintang lima) dan Word Class Quality Achievement (penghargaan kelas Dunia). Pikiran Rakyat merupakan media cetak pertama di Indonesia yang memperoleh penghargaan standar pelayanan global bintang lima. Penghargaan lain yang diterima seperti Indonesia Most Favorite Youth Brand dan Indonesia Most Favorite Women Brand,The Best Newspaper Category IBBA 2011, serta penghargaan dari Serikat Penerbitan Pers termasuk juga dari instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah. Di era persaingan media yang sangat ketat, Pikiran Rakyat pun tidak luput untuk terus memberikan perhatiannya kepada para pelanggan tetapnya dengan memberikan manfaat dan benefit (http://www. pikiran-rakyat.com/profil-perusahaan#page/1, 20 Oktober 2015, 19:47). PT. Pikiran Rakyat merupakan salah satu media cetak yang paling berpengaruh di Jawa Barat khususnya di Bandung Raya dilihat dari pembaca surat kabar PT. Pikiran Rakyat yang menjadikan PT. Pikiran Rakyat sebagai Tempat Promosi terbaik serta Market Leader terbesar di Bandung Raya berdasarkan research yang telah dilakukan oleh PT. Pikiran Rakyat, Bandung, bahwa PT. Pikiran Rakyat telah memiliki awareness yang tinggi dari masyarakat Bandung. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan ada penurunan jika PT. Pikiran Rakyat tidak pandai untuk mempertahankan serta mengelola komunikasi di dalam organisasi maupun di luar organisasi dengan masyarakat. Salah satu divisi yang memegang peran penting dalam pemasaran PT. Pikiran Rakyat Bandung adalah divisi marketing communication. Penulis memilih untuk meneliti divisi marketing communication karena divisi marketing communication merupakan divisi yang secara langsung mengkomunikasikan, memperkenalkan serta mempromosikan produk-produk yang ada di PT. Pikiran Rakyat kepada para konsumen dan pihak eksternal dari perusahaan. Jika komunikasi yang ada di dalam divisi marketing communication itu sendiri masih terdapat noise atau miss communication maka komunikasi yang akan disampaikan kepada konsumen tidak akan efektif. Jika komunikasi dan penyampaian informasi yang ada di dalam divisi marketing communication masih belum efektif maka konsumen tidak akan mendapatkan informasi yang tepat. Dibandingkan dengan divisi lain seperti divisi iklan ketika peneliti melakukan pra riset dengan mewawancarai karyawan dari divisi iklan, karyawan tersebut mengatakan bahwa permasalahan yang ada di divisi iklan bukan berasal dari miss communication antara manajer terhadap pegawai. Melainkan permasalahan tersebut berasal dari klien yang memasang iklan di koran pikiran rakyat. Sering kali klien tersebut tidak mengecek ulang materi dari iklan yang sudah dibuat oleh divisi iklan sehingga ketika iklan tersebut tayang dan dicetak di koran pikiran rakyat ternyata terdapat kesalahan yang memang sebelumnya tidak dicek kembali oleh klien tersebut. Sedangkan gaya komunikasi manajer di divisi iklan sangatlah santai dan ketika ada permasalahan akan selalu diskusikan bersama-sama sehingga tidak terjadi miss communication. Berbeda dengan divisi redaksi yang sistem organisasinya membawahi hingga seratus karyawan yang bisa diibaratkan sebagai perusahaan di dalam perusahaan.sistem operasi yang digunakan pun sangatlah berbeda dengan divisi-divisi lainnya yang ada di PT. Pikiran Rakyat.Komunikasi antara atasan dan bawahan yang dilakukan oleh divisi redaksi harus melalui prosedur-prosedur tertentu.pernyataan ini didapatkan ketika peneliti melakukan pra riset dengan mewawancarai karyawan dari divisi redaksi. Berdasarkan dari data yang didapat dari PT. Pikiran Rakyat.Tingkat produktivitas kinerja karyawan divisi marketing communication mengalami kenaikan dan 113 WACANA Volume XV No. 2. Juni 2016, Hlm penurunan kinerja dari tahun 2012 hingga tahun Hal ini mengindikasikan bahwa dalam divisi tersebut terdapat permasalahan. Setiap perusahaan pastilah memiliki permasalahannya masing-masing mulai dari tekanan yang di dapat oleh karyawan dari atasan, klien yang bermasalah, miss communication, dsb. Terdapat beberapa kemungkinan bahwa salah satu faktor penyebab menurunnya kinerja dari para karyawan adalah miss communication antara pegawai atau dikarenakan oleh tekanan dari atasan. Setelah membandingan dengan beberapa divisi lainnya, peneliti memilih untuk meneliti divisi marketing communication berdasarkan dari hasil pra riset yang telah dilakukan bahwa di divisi marketing communication terdapat miss communication. Berdasarkan data yang didapatkan dari perusahaan mengenai program kerja atau proker di divisi marketing communication terdapat program kerja yang berjalan dan program kerja yang tertunda atau tidak berjalan. Menurut salah satu karyawan di divisi marketing communication salah satu faktor yang menyebabkan tertundanya atau gagalnya proker tersebut adalah karena persiapan yang kurang matang serta terdapat beberapa miss communication diantara pegawai di divisi marketing communication. Budaya yang digunakan di PT. Pikiran Rakyat khususnya di dalam divisi marketing communication sendiri menganut budaya sunda yaitu Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh. Menurut karyawan divisi marketing communication ketika mereka memiliki permasalahan maka masalah tersebut akan diselesaikan secara musyawarah atau kekeluargaan dengan diskusi bersama. Namun pada kenyataannya masih saja t32erdapat miss communication. Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh adalah filsafat hidup yang dianut mayoritas penduduk Jawa Barat.Filosofi ini mengajarkan manusia untuk saling mengasuh dengan landasan saling mengasihi dan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.sejatinya, inilah suatu konsep kehidupan demokratis yang berakar pada kesadaran dan keluhuran akal budi, yang akar filsafatnya menusuk jauh ke dalam bumi dalam pengertian hafiah. Berbeda dengan peradaban masyarakat lain di Nusantara, peradaban masyarakat Jawa Barat yang berpenduduk asli dan berbahasa Sunda sangat dipengaruhi oleh alam yang subur dan alami. Itulah sebabnya, dalam interaksi sosial, masyarakat di sana menganut falsafah seperti di kutip di atas.selain akrab dengan alam lingkungan dan sesama manusia, manusia Sunda juga dekat dengan Tuhan yang menciptakan mereka dan menciptakan alam semesta tempat mereka berkehidupan (Triangle of life). Keakraban masyarakat Sunda dengan lingkungan tampak dari bagaimana masyarakat Jawa Barat, khususnya di pedesaan, memelihara kelestarian lingkungan.di provinsi ini banyak muncul anggota masyarakat yang atas inisiatif sendiri memelihara lingkungan alam mereka.keakraban masyarakat Jawa Barat dengan Tuhan, menyebabkan masyarakat di sana relatif dikenal sebagai masyarakat yang agamis, relijius, yang memegang teguh nilai-nilai ajaran agama yang mereka anut yakni agama Islam sebagai agama dengan penganut terbesar, kemudian Kristen (Katolik dan Protestan), Hindu, Budha, dan lainnya. Kendati demikian, dalam proses kehidupan sehari-hari, masyarakat Jawa Barat relatif terbuka saat berinteraksi dengan nilai-nilai baru yang cenderung sekuler dalam suatu proses interaksi dinamis dan harmonis. (http://jabarprov.go.id, diakses pada 5 Februari :37 AM Divisi Marketing Communication PT. Pikiran Rakyat Bandung memiliki tiga departemen bagian yaitu bagian promosi penjualan, bagian promosi dan yang terakhir bagian consumer care. Peneliti memilih untuk meneliti bagian Promosi dikarenakan menurut pendapat dari dua orang staff NN1 dan NN2 yang bekerja di bagian urusan promosi yang disamarkan namanya demi kepentingan perusahaan mengatakan bahwa di bagian urusan promosi cukup banyak terjadi Noise atau Miss Communication yang diantaranya adalah informasi materi yang seharusnya bisa lebih awal datang sering mendadak diberikan sehingga kurangnya persiapan. Lalu penentuan kebijakan serta penyampaian kebijakan terutama detail dari kebijakan itu sendiri kurang lengkap yang menyebabkan adanya kerjaan yang terlewatkan. Oleh karena itu tanpa komunikasi yang baik dan juga kepemimpinan yang baik PT. Pikiran Rakyat dapat tersingkirkan oleh media-media online lainnya yang sedang booming saat ini. Sangatlah penting untuk PT. Pikiran Rakyat mengetahui gaya komunikasi seperti apa yang cocok untuk terus membangun dan mempertahankan PT. Pikiran Rakyat di era globalisasi saat ini. Berdasarkan uraian diatas peneliti mengambil penelitian yang berjudul Gaya Komunikasi Manajer kepada bagian urusan Promosi pada Divisi Marketing Communication PT. Pikiran Rakyat Bandung. Tinjauan Pustaka Komunikasi Organisasi Menurut R. Wayne Pace dan Don F. Faules yang dialih bahasakan oleh Mulyana (2001: 31-32) mengemukakan definisi fungsional komunikasi organisasi sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unitunit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi tertentu.suatu organisasi dengan demikian, terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarkis antara yang satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan. 114 Renata Octaviani Priono, Gaya Komunikasi Manajer Kepada Staff Bagian Urusan Promosi... Dalam arti yang lebih luas komunikasi organisasi adalah proses penciptaan dan saling menukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling tergantung satu sama lain untuk mengatasi lingkungan yang tidak pasti atau yang selalu berubah-ubah. Pengertian tersebut mengandung konsep-konsep menurut Goldhaber (dalam Ruliana 2014:21-22) sebagai berikut: Proses, Suatu organisasi adalah suatu sistem terbuka yang dinamis yang menciptakan dan saling menukar informasi diantara anggotanya. Karena gejala menciptakan dan menukar informasi ini berjalan terus menerus dan tidak ada hentinya, maka dikatakan sebagai suatu proses. Pesan, yang dimaksud pesan adalah susunan simbol yang penuh arti tentang orang, objek, kejadian yang dihasilkan oleh interaksi dengan orang lain. Dalam komunikasi organisasi kita mempelajari ciptaan dan pertukaran pesan dalam seluruh organisasi.pesan dalam organisasi dapat dilihat menurut beberapa klasifikasi yang berhubungan dengan bahasa, penerima yang dimaksud, metode difusi, dan arus tujuan dari pesan. Pengklasifikasian pesan menutut bahasa dapat dibedakan pesan verbal dan non verbal. Pesan verbal dalam organisasi misalnya: surat, memo, pidato, dan percakapan. Sedangkan pesan nonverbal dalam organisasi terutama sekali yang tidak diucapkan atau ditulis seperti: bahasa gerak tubuh, sentuhan, nada suara, ekspresi wajah, dan lain-lain. Jaringan, organisasi terdiri dari satu seri orang yang tiap-tiapnya menduduki posisi atau peranan tertentu dalam organisasi. Ciptaan dan pertukaran pesan dari orang-orang ini sesamanya terjadi melewati suatu set jalan kecil yang dinamakan jaringan komunikasi.suatu jaringan komunikasi ini mungkin mencakup hanya dua orang, beberapa orang atau keseluruhan organisasi. Hakikat dan luas dari jaringan ini dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain; hubungan peranan, arah dan arus pesan, hakikat seri dari arus pesan, dan isi dari pesan. Keadaan Saling Tergantung, Konsep kunci komunikasi organisasi keempat adalah keadaan yang saling tergantung satu bagian dengan bagian lainnya. Hal ini telah menajadi sifat dari suatu organisai yang merupakan suatu sistem terbuka. Bila suatu bagian dari organisasi mengalami gangguan maka akan berpengaruh kepada bagian lainnya dan mungkin juga kepada seluruh sistem organisasi. Implikasinya, bila pimpinan membuat suatu keputusan dia harus memperhitungkan implikasi keputusan itu terhadap organisasinya secara menyeluruh. Hubungan, Konsep kunci yang kelima dari komunikasi organisasi adalah hubungan.karena organisasi merupakan suatu sistem terbuka, sistem kehidupan sosial maka untuk berfungsinya bagian- bagian itu terletak pada manusia yang ada dalam organisasi. Dengan kata lain jaringan melalui mana jalannya pesan dalam suatu organisasi dihubungkan oleh manusia. Oleh karena itu hubungan manusia dalam organisasi yang memfokuskan kepada venicetingkah laku komunikasi dari orang yang terlibat suatu hubungan perlu dipelajari. Sikap, skill, moral dari seseorang, mempengaruhi dan dipengaruhi oleh hubungan yang bersifat organisasi. Hubungan manusia dalam organisasi berkisar mulai dari yang sederhana yaitu hubungan diantara dua orang sampai kepada hubungan yang kompleks.jadi dalam organisasi terjadi hubungan yang sifatnya individual, kelompok, dan Hubungan organisasi. Lingkungan, yang dimaksud lingkungan adalah semua totalitas secara fisik dan faktor sosial yang diperhitungkan dalam pembuatan keputusan mengenai individu dalam suatu sistem.yang termasuk lingkungan internal adalah personal/anggota, tujuan, produk, dll. Sedangkan lingkungan eksternal adalah: langganan, saingan, teknologi, dan lain-lain.komunikasi organisasi terutama bekenaan dengann transaksi yang terjadi dalam lingkungan internal organisasi yang terdiri dari organisasi dan kulturnya, dan antar organisasi dengan lingkungan externalnya. Yang dimaksud dengan kultur organisasi adalah pola kepercayaan dan harapan dari anggota organisasi yang menghasilkan norma-norma yang membentuk tingkah laku individu dan kelompok dalam organisasi.organisasi sebagai suatu sistem terbuka harus berinteraksi dengan lingkungan eksternal seperti: teknologi, ekonomi, undang- undang, dan faktor sosial. Karena faktor lingkungan berubah-ubah, maka organisasi memerlukan informasi baru.informasi ini harus dapat mengatasi perubahan dalam lingkungan dengan menciptakan dan pertukaran pesan baik secara internal dalam unit-unit yang relevan maupun terhadap kepentingan umum secara eksternal. Ketidakpastian, adalah perbedaan informasi yang tersedia dengan informasi yang diharapkan.komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan dalam organisasi yang kompleks. komunikasi organisasi Ialah suatu proses sosial yang mempunyai relevansi terluas di dalam memfungsikan setiap kelompok, organisasi atau masyarakat. Sedangkan untuk organisasi ialah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang, untuk mencapai beberapa tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi, melalui hierarki otoritas dan tanggung jawab, serta organisasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu mempunyai struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain, dan tergantung kepada komunikasi manusia untuk mengkoordinasikan aktivitas dalam organisasi tersebut. Pengertian lain mengenai komunikasi organisasi menurut Sendjaja, S. Djuarsa dalam Suryanto (2015:320) 115 WACANA Volume XV No. 2. Juni 2016, Hlm pada umumnya membahas struktur dan fungsi organisasi, hubungan antarmanusia, komunikasi dan proses pengorganisasian serta budaya organisasi. Komunikasi organisasi diberi batasan sebagai arus pesan dalam suatu jaringan yang sifatnya saling bergantung satu sama lain meliputi arus komunikasi vertikal dan horizontal. Menurut Sutrisno (2010:47) komunikasi organisasi, dipandang dari suatu perspektif interpretative (subjektif) adalah proses penciptaan makna atas interaksi yang merupakan organisasi. Proses interaksi tersebut tidak mencerminkan oraganisasi. Komunikasi organisasi adalah perilaku pengorganisasian yang terjadi dan bagaimana mereka terlibat dalam proses itu bertransaksi dan memberi makna atas apa yang sedan
Search Related
Similar documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x