Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Oleh:

Please download to get full document.

View again

of 13
367 views
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.

Download

Document Related
Document Description
PENGARUH PRIVASI, KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN, PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP MINAT BERTRANSAKSI SECARA ONLINE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Document Share
Document Transcript
PENGARUH PRIVASI, KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN, PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP MINAT BERTRANSAKSI SECARA ONLINE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta) Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Oleh: EKA SETYORINI B PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2017 HALAMAN PERSETUJUAN PENGARUH PRIVASI, KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN, PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP MINAT BERTRANSAKSI SECARA ONLINE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta) PUBLIKASI ILMIAH Oleh: EKA SETYORINI B Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji oleh: Dosen Pembimbing Dra.Nursiam, M.H., Akt., CA i HALAMAN PENGESAHAN PENGARUH PRIVASI, KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN, PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP MINAT BERTRANSAKSI SECARA ONLINE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta) Oleh: EKA SETYORINI B Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta pada hari Rabu, 12 April 2017 dan dinyatakan telah memenuhi syarat. Dewan penguji: 1. Dra. Nursiam, M.H., Akt., CA ( ) (Ketua Dewan Penguji) 2. Drs. Wahyono, M.A., Akt., CA ( ) (Anggota 1 Dewan Penguji) 3. Dr. Fatchan Achyani, S.E., M.Si. ( ) (Anggota 2 Dewan Penguji) Dekan (Dr. Triyono, SE. M.Si) ii PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam naskah publikasi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, kecuali secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka. Apabila kelak terbukti ada ketidakbenaran dalam pernyataan saya di atas, maka akan saya pertanggungjawabkan sepenuhnya. Surakarta, 12 April 2017 Penulis EKA SETYORINI B iii PENGARUH PRIVASI, KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN, PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP MINAT BERTRANSAKSI SECARA ONLINE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh privasi, kepercayaan, kemudahan, persepsi manfaat dan persepsi risiko terhadap minat bertransaksi secara online pada mahasiswa program studi akuntansi fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Sampel penelitian ini berjumlah 94 mahasiswa program studi akuntansi fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode convenience sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis regresi linear berganda. Data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 17. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel privasi, kepecayaan dan kemudahan berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online, sedangkan persepsi manfaat dan persepsi risiko tidak berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online Kata Kunci: privasi, kepercayaan, kemudahan, persepsi manfaat, persepsi risiko, minat transaksi secara online ABSTRACT The study aimed to determine the effect of privacy, trust, ease, perceived usefulness and perceived risk to the interest in online transaction in accounting study program students of the Faculty of Economics and Business at Muhammadiyah University of Surakarta force This research uses quantitative method with primary data that collecting questionnaire. In the study the samples were 94 students study program accounting Faculty Economic and Business Muhammadiyah University of Surakarta force The sampling tehnique used is convenience sampling. Data analysis method used in this study was multiple linear regression analysis.. The data obtained are then analyzed using SPSS versi 17. The results showed that influence of privacy, trust and ease has effect on the interest in online transaction, while perceived usefulness and perceived risk has not effect on the interest in online transaction Keywords: Privacy, Trust, Ease, Perceived usefulness, Perceived risk, interest in online transaction 1. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi dijaman sekarang ini sangatlah canggih dan pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya inovasi masa kini. Pesatnya perkembangan teknologi 1 saat ini menimbulkan sebuah pemikiran baru bagi pelaku bisnis, terutama dalam mengatasi rintangan ruang dan waktu yang selama ini menjadi masalah pada sistem penjualan secara konvensional. Kehadiran teknologi internet yang memberi manfaat komunikasi tanpa batasan membuat pengguna internet akan mudah dalam memperbesar jaringan pemasaran sebuah produk (Suhir, Suyadi, dan Riyadi, 2014). Salah satu kasus yang sering terjadi adalah ketidakcocokan antara barang yang dipromosikan pada iklan di media online dengan barang yang sudah diterima oleh konsumen, sehingga muncul ketidakpercayaan konsumen untuk berbelanja secara online. Kasus lain yang sering muncul adalah penipuan, dimana konsumen sudah mengirimkan sejumlah uang namun barang yang dipesan tak kunjung diterima. Penggunaan media internet sebagai sarana untuk berbelanja secara online disamping menjanjikan suatu kemudahan namun juga terdapat resiko terjadinya keamanan (Susilowati, 2016). Setiap orang memiliki perlindungan yang sangat serius terhadap privasi dari masing-masing individu. Informasi yang mereka berikan kepada penjual dalam e- commerce, mereka berikan dengan hati-hati (Hoffman, 1997 dalam Marlien dan Probo, 2010). Berdasarkan penelitian sebelumnya oleh Marlien dan Probo (2010) dan Yutadi (2014) menyebutkan bahwa privasi berpengaruh positif terhadap minat bertransaksi secara online. Menurut Kusuma dan Susilowati (2007) mengungkapkan bahwa intensitas penggunaan dan interaksi antara pengguna dengan sistem juga dapat menunjukkan kemudahan penggunaan. Suatu sistem yang sering digunakan menunjukkan bahwa sistem tersebut lebih dikenal, lebih mudah dioperasikan, dan lebih mudah digunakan oleh penggunanya. Penelitian tentang kemudahan yang dilakukan oleh Hardanti dan Saraswati (2013) menjelaskan bahwa kemudahan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat bertransaksi secara online. Namun hasil ini tidak konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Ardyanto, Susilo, dan Riyadi (2015), Suhir, Suyadi, dan Riyadi (2014) dan Sidharta dan Sidh (2014) yang menyatakan bahwa kemudahan berpengaruh signifikan terhadap minat bertransaksi secara online. Persepsi manfaat merupakan keyakinan konsumen tentang sejauh mana ia akan menjadi lebih baik dari transaksi online dengan situs web tertentu. Persepsi manfaat berpengaruh tinggi dalam melakukan belanja secara online dan menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi minat bertransaksi secara online. Penelitian yang dilakukan oleh Novitasari dan Baridwan (2014) dan Suhir, Suyadi, dan Riyadi (2014) menjelaskan bahwa persepsi manfaat berpengaruh signifikan terhadap minat bertransaksi secara 2 online. Namun hasil ini tidak konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Sidharta dan Sidh (2014) yang menyatakan persepsi manfaat tidak berpengaruh signifikan terhadap minat bertransaksi secara online. Penelitian yang dilakukan oleh Suhir, Suyadi, dan Riyadi (2014) menyatakan bahwa persepsi risiko mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap minat untuk bertransaksi secara online. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu, persepsi risiko merupakan faktor yang memiliki peran penting dalam membentuk minat individu untuk menggunakan e-commerce. Namun hasil yang berbeda ditunjukkan oleh Novitasari dan Baridwan (2014) dan Wardhana (2016) yang menyatakan bahwa persepsi risiko tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat untuk bertransaksi secara online. Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah tersebut, maka penulis mengambil judul penelitian PENGARUH PRIVASI, KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN, PERSEPSI MANFAAT, DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP MINAT BERTRANSAKSI SECARA ONLINE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta). 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu sumber data yang diperoleh dari jawaban koesioner yang disebarkan secara langsung kepada responden (Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metoda survey. Menurut Jogiyanto (2004) survey adalah metode pengumpulan data primer dengan memberikan pertanyaanpertanyaan kepada responden individu. Populasi mahasiswa S1 Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan yang masih aktif. Metode pengambilan sampel termasuk kategori non-probability sampling. Menurut Sugiyono (2010: 120) non probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Convenience Sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana informasi akan dikumpulkan dari anggota populasi yang dapat ditemui dengan mudah untuk memberikan informasi 3 tersebut (Sugiyono 2013: 123).. Metode Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Asumsi Klasik, Analisa regresi berganda dengan penentuan hipotesis. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Uji Asumsi Klasik Tabel I. Hasil Uji Normalitas P-value Keterangan N 94 Kolmogorov-Smirnov Z 0,559 Sebaran data normal Asymp. Sig. (2-tailed) 0,914 Sumber : Data primer diolah, 2017 Berdasarkan hasil uji normalitas pada tabel I menunjukan bahwa nilai Kolmogorov-Smirnov sebesar sebesar 0,559 dengan nilai signifikan atau asymp. sig (2-tailed) 0,914 0,05 (p-value 0,05). Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa data residual model regresi dalam penelitian ini terdistribusi normal. Tabel 2. Hasil Uji Multikolinieritas Variabel Tolerance VIF Keterangan Privasi 0,897 1,114 Bebas Multikolinieritas Kepercayaan 0,836 1,197 Bebas Multikolinieritas Kemudahan 0,890 1,124 Bebas Multikolinieritas Persepsi Manfaat 0,810 1,235 Bebas Multikolinieritas Persepsi Risiko 0,973 1,028 Bebas Multikolinieritas Sumber : Data primer diolah, 2017 Berdasarkan tabel 2 dapat dilihat bahwa hasil pengujian menunjukkan bahwa semua variabel independen yang meliputi; privasi, kepercayaan, kemudahan, persepsi manfaat dan persepsi risiko memiliki nilai tolerance value di atas 0,10 dan nilai VIF di bawah 10, dengan demikian dapat disimpulkan tidak terjadi penyimpangan multikolinearitas. Tabel 3. Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel t hitung Sig. Keterangan Privasi 0,001 0,999 Bebas Heteroskedastisitas Kepercayaan -0,612 0,542 Bebas Heteroskedastisitas Kemudahan -1,648 0,103 Bebas Heteroskedastisitas Persepsi Manfaat 1,781 0,078 Bebas Heteroskedastisitas Persepsi Risiko 0,350 0,727 Bebas Heteroskedastisitas Sumber : Data primer diolah, Berdasarkan table 3 dapat dilihat hasil perhitungan tersebut menunjukkan tidak terdapat pengaruh heteroskedastisitas yang terjadi dalam proses estimasi parameter model perkiraan yaitu variabel independen, dimana tidak ada nilai t hitung nilai t tabel atau p-value yang signifikan 0,05. Jadi secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa tidak ada masalah heteroskedastisitas dalam penelitian ini. 3.2 Uji Hipotesis Tabel 4. Analisis Regresi Linier Berganda Variabel Koefisien Std. Regresi Error t hitung Sig Konstan -1,493 2,442-0,611 0,543 Privasi 0,196 0,091 2,143 0,035 Kepercayaan 0,375 0,120 3,126 0,002 Kemudahan 0,346 0,096 3,601 0,001 Persepsi Manfaat -0,132 0,099-1,337 0,185 Persepsi Risiko 0,180 0,113 1,589 0,116 Sumber: Data primer diolah, 2017 Pada penelitian ini menggunakan model persamaan regresi linier berganda yaitu: Minat = 1, ,196PRV + 0,375KP + 0,346KM 0,132PM + 0,180PR + e Dengan menggunakan hasil persamaan tersebut, hasil regresi dapat diinterpretasikan sebagai berikut: Nilai konstanta untuk persamaan regresi adalah 1,493. Hal ini menunjukan bahwa jika privasi, kepercayaan, kemudahan, persepsi manfaat, dan persepsi risiko dianggap konstan maka besarnya minat bertransaksi secara online akan berkurang dan begitu juga sebaliknya Koefisien regresi privasi sebesar 0,196. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap adanya peningkatan terhadap privasi maka akan terjadi peningkatan pada minat bertransaksi secara online dan begitu juga sebaliknya Koefisien regresi kepercayaan sebesar 0,375. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap adanya peningkatan terhadap kepercayaan maka akan terjadi peningkatan pada minat bertransaksi secara online dan begitu juga sebaliknya Koefisien regresi kemudahan sebesar 0,346. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap adanya peningkatan terhadap kemudahan maka akan terjadi peningkatan pada minat bertransaksi secara online dan begitu juga sebaliknya. 5 3.2.5 Koefisien regresi persepsi manfaat sebesar -0,132. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap adanya peningkatan terhadap persepsi manfaat maka akan terjadi penurunan pada minat bertransaksi secara online dan begitu juga sebaliknya Koefisien regresi persepsi risiko sebesar 0,180. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap adanya peningkatan terhadap persepsi risiko maka akan terjadi peningkatan pada minat bertransaksi secara online dan begitu juga sebaliknya. Tabel 5. Uji Simultan (Uji F) Nilai F Hitung Nilai F tabel Signifikansi 8,089 2,32 0,000 Sumber : Data primer diolah, 2017 Hasil pengujian hipotesis secara serentak diperoleh nilai F hitung sebesar 8,089 F tabel sebesar 2,32 dengan nilai signifikan 0,000 α = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa privasi, kepercayaan, kemudahan, persepsi manfaat, dan persepsi risiko secara simultan berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Hal ini juga bisa diartikan bahwa model regresi yang digunakan sudah sesuai (model fit) dengan datanya. Tabel 6. Uji Koefisien Determinasi Model Koefisien R Square 0,315 Adjusted R Square 0,276 Sumber : Data primer diolah, 2017 Hasil pengujian koefisien determinasi (adjusted R 2 ) mengindikasikan bahwa nilai Adjusted R² sebesar 0,276. Hasil pengujian ini mengindikasikan bahwa variabel independen dalam penelitian ini yang terdiri dari privasi, kepercayaan, kemudahan, persepsi manfaat, dan persepsi risiko mampu menjelaskan variabilitas variabel dependen yaitu minat bertransaksi secara online sebesar 27,6%. Sementara itu, sisanya sebesar 72,4% dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian ini. 6 Tabel 6. Uji Hipotesis (Uji t) Variabel t hitung t tabel Sig Keterangan Privasi 2,143 1,987 0,035 Diterima Kepercayaan 3,126 1,987 0,002 Diterima Kemudahan 3,601 1,987 0,001 Diterima Persepsi Manfaat -1,337 1,987 0,185 Ditolak Persepsi Risiko 1,589 1,987 0,116 Ditolak Sumber: Data primer diolah, Pengujian Privasi terhadap Minat Bertransaksi secara Online Hasil pengujian statistik uji t untuk variabel privasi diperoleh t hitung sebesar 2,143 t tabel sebesar 1,987 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,035 p-value sebesar 0,05 maka hipotesis H 1 diterima. Hal tersebut berarti privasi berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Dengan demikian hipotesis pertama yang menyatakan privasi berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online adalah terbukti Pengujian Kepercayaan terhadap Minat Bertransaksi secara Online Hasil pengujian statistik uji t untuk variabel kepercayaan diperoleh t hitung sebesar 3,126 t tabel sebesar 1,987 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,002 p-value sebesar 0,05 maka hipotesis H 2 diterima. Hal tersebut berarti kepercayaan berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Dengan demikian hipotesis kedua yang menyatakan kepercayaan berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online adalah terbukti Pengujian Kemudahan terhadap Minat Bertransaksi secara Online Hasil pengujian statistik uji t untuk variabel kemudahan diperoleh t hitung sebesar 3,601 t tabel sebesar 1,987 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,001 p-value sebesar 0,05 maka hipotesis H 3 diterima. Hal tersebut berarti kemudahan berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Dengan demikian hipotesis ketiga yang menyatakan kemudahan berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online adalah terbukti Pengujian Persepsi Manfaat terhadap Minat Bertransaksi secara Online Hasil pengujian statistik uji t untuk variabel persepsi manfaat diperoleh t hitung sebesar -1,337 t tabel sebesar 1,987 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,185 p-value sebesar 0,05 maka hipotesis H 4 7 ditolak. Hal tersebut berarti persepsi manfaat tidak berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Dengan demikian hipotesis keempat yang menyatakan persepsi manfaat berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online adalah tidak terbukti Pengujian Persepsi Risiko terhadap Minat Bertransaksi secara Online Hasil pengujian statistik uji t untuk variabel persepsi risiko diperoleh t hitung sebesar 1,589 t tabel sebesar 1,987 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,116 p-value sebesar 0,05 maka hipotesis H 5 ditolak. Hal tersebut berarti persepsi risiko tidak berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Dengan demikian hipotesis kelima yang menyatakan persepsi risiko berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online adalah tidak terbukti. 4. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut; Privasi mempunyai pengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Privasi sebesar 0,196. Uji t yang menyatakan koefisien regresi untuk variabel privasi sebesar 0,196, diperoleh t hitung sebesar 2,143 dengan t tabel sebesar 1,987 sehingga t hitung t tabel berarti H 1 diterima. Dengan demikian hipotesis pertama yang menyatakan privasi berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online adalah terbukti. Kepercayaan mempunyai pengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Kepercayaan sebesar 0,375. Uji t yang menyatakan koefisien regresi untuk variabel kepercayaan sebesar 0,375, diperoleh t hitung sebesar 3,126 dengan t tabel sebesar 1,987 sehingga t hitung t tabel berarti H 2 diterima. Dengan demikian hipotesis kedua yang menyatakan kepercayaan berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online adalah terbukti. Kemudahan mempunyai pengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Kemudahan sebesar 0,346. Uji t yang menyatakan koefisien regresi untuk variabel kemudahan sebesar 0,346, diperoleh t hitung sebesar 3,601 dengan t tabel sebesar 1,987 sehingga t hitung t tabel berarti H 3 diterima. Dengan demikian hipotesis ketiga yang menyatakan kemudahan berpengaruh terhadap minat bertransaksi secara online adalah terbukti. Persepsi Manfaat tidak mempunyai pengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Persepsi Manfaat sebesar -0,132. Uji t yang menyatakan koefisien regresi untuk variabel persepsi manfaat sebesar -0,132, diperoleh t hitung sebesar -1,337 dengan t tabel sebesar 1,987 sehingga t hitung t tabel berarti H 4 ditolak. Dengan demikian hipotesis keempat yang menyatakan persepsi manfaat berpengaruh 8 terhadap minat bertransaksi secara online adalah tidak terbukti. Persepsi Risiko tidak mempunyai pengaruh terhadap minat bertransaksi secara online. Persepsi Risiko sebesar 0,180. Uji t yang menyatakan koefisien regresi untuk variabel persepsi risiko sebesar 0,180, diperoleh t hitung sebesar 1,589 dengan t tabel sebesar 1,987 sehingga t hitung t tabel berarti H 5 ditolak. Bagi penelitian mendatang hendaknya dapat menambah variabel independen yang mempengaruhi minat bertransaksi secara online selain variabel yang digunakan agar hasilnya dapat terdefinisi dengan lebih sempurna, atau bisa juga menambahkan
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks